Jumlah Pengunjung

Selasa, 21 Februari 2017

CANDI BOROBUDUR MAGELANG JAWA TENGAH

Dari Kota Bandung Jawa Barat, sekarang kita beralih ke Kota Magelang Jawa Tengah, tepatnya di Candi Borobudur yang merupakan Candi Budha terbesar warisan dunia UNESCO. Siapa yang tidak tahu tentang Candi Borobudur ini. Rasanya tidak cukup jika hanya sekali berkunjung ke sini. Untuk itu admin menyempatkan diri datang berkunjung kembali untuk yang kedua kalinya di tahun 2017.


Di depan gerbang utama, terdapat sebuah Gapura Taman Candi Borobudur yang sangat cocok dijadikan spot untuk hunting foto.

Area parkir terdapat di sekeliling komplek Candi Borobudur. Mulai dari parkir milik pribadi atau swasta maupun parkir yang memang disediakan langsung dari pengelola Candi Borobudur yang berada di dalam gerbang.

Terdapat beberapa area souvenir di Candi Borobudur, mulai dari pintu masuk, hingga pintu keluar. Biasanya di pintu masuk, banyak sekali yang menawarkan jasa penyewaan payung, penjual topi, kacamata, dan lain-lain. Mengingat di saat musim kemarau, cuaca akan sangat panas dan di saat musim penghujan, tentunya hujan akan datang tiba-tiba. Sementara di pintu keluar souvenir mulai dari pakaian, aksesories, ukiran dari bambu, dan lain-lain.

Di Taman Candi Borobudur terdapat beberapa gajah wisata yang didatangkan langsung dari Lampung. Tepatnya dari Way Kambas Lampung Timur, yang merupakan pusat pelatihan Gajah Sumatra.

Setelah pengunjung membeli tiket, dengan tarif pengunjung nusantara Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak di bawah 10 tahun. Rute yang ditempuh selanjutnya adalah berjalan kaki menelusuri anak tangga yang semakin lama semakin mendaki. Dari kejauhan nampak Candi Borobudur dengan megahnya berada di depan mata.


Candi Borobudur terkenal dengan stupanya yang biasa dijadikan spot untuk mengeksiskan diri. Rasanya akan menyesal jika telah berkunjung tetapi tidak memiliki koleksi foto yang menampilkan stupa Candi Borobudur ini.

Selain stupa, terdapat relief yang menggambarkan kegiatan masyarakat di zamannya. Terdapat juga relief burung, yang sebagian orang beranggapan bahwa itu adalah relief dari burung hud-hud. Mengingat seperti yang dikemukakan oleh K.H. Fahmi Basya, bahwa Candi Borobudur sebenarnya merupakan peninggalan Nabi Sulaiman, AS. Terdapat juga batu-batu yang belum bisa diidentifikasi merupakan bagian dari apanya Candi Borobudur.

Dan yang terakhir adalah batu prasasti peresmian pemugaran Candi Borobudur oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Soeharto pada tahun 1983.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar