Jumlah Pengunjung

Selasa, 04 April 2017

OBJEK WISATA ANDALAN DI KOTA BANDUNG

Kota Bandung memang kaya akan objek wisata. Terdapat berbagai objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kota dan dibebaskan tanpa biaya alias gratis, maupun objek wisata yang dikelola oleh pertamanan atau pihak pengembang. Dari sekian banyak objek wisata andalan di Kota Bandung tersebut, Atlantis Photography merangkumnya sebagai berikut:



Gunung Tangkuban Parahu berada di perbatasan antara Lembang dengan Subang, Jawa Barat. Gunung Tangkuban Parahu adalah Taman Wisata Alam yang menyajikan keindahan kawah letusan gunung yang terkenal akan legendanya tersebut, yang dapat disaksikan secara langsung dari ketinggian maupun secara dekat dari bibir kawah. Yang paling terkenal dari Gunung Tangkuban Parahu adalah Kawah Ratu. Selain Kawah Ratu terdapat juga Kawah Domas, tetapi kawah ini kurang familiar di telinga pengunjung. Untuk menikmati keindahan Gunung Tangkuban Parahu, pengunjung harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 30.000,- untuk biaya masuk perorang dan Rp 17.000,- untuk kendaraan bermotor.



Teras Cikapundung berada di pinggir jalan Siliwangi Bandung. Dikelola langsung oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, menjadikan objek wisata ini terkelola dengan baik. Pada saat memasuki kompleks Teras Cikapundung, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir motor sebesar Rp 3.000,- dan selebihnya gratis tanpa biaya. Terdapat air mancur pelangi, taman dengan bunga berwarna-warni, jembatan merah, kolam berendam kaki dan lain sebagainya. Jadi, pastikan untuk berkunjung ke objek wisata yang murah meriah namun berkualitas ini.




Teras Cihampelas adalah taman layang atau taman gantung yang membentang di atas Jalan Cihampelas sepanjang kurang lebih 500 meter. Mega Proyek Pemkot Bandung ini, terkenal dengan sebutan Sky Walk. Teras Cihampelas dibangun dengan tujuan untuk merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan Cihampelas. Dengan dibangunnya Teras Cihampelas ini, akan menambah keindahan Kota Bandung. Selain dapat menikmati keindahan taman-taman bunga maupun spot-spot menarik di Teras Cihampelas secara gratis, pengunjung dapat dengan leluasa berwisata sekaligus berbelanja dengan segala macam souvenir maupun kuliner asli dari Bandung. Teras Cihampelas mulai dibuka untuk umum dan diresmikan pada bulan Februari 2017 lalu.



Hampir di setiap wilayah di Pulau Jawa memiliki alun-alun. Begitu juga dengan Kota Bandung. Berada di Jalan Asia Afrika yang merupakan titik nol di Kota Bandung, menjadikan Alun-Alun Bandung menjadi salah satu objek wisata andalan yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Alun-Alun Bandung berbeda dari kebanyakan alun-alun di Pulau Jawa. Salah satunya adalah lapangan yang permukaannya diselimuti dengan karpet sintetis. Bagi siapa saja yang akan memasuki lapangan ini, harus melepaskan alas kakinya untuk menjaga kebersihan lapangan yang berada tepat di depan Masjid Raya Bandung, masjid yang berdiri megah dengan kedua menaranya yang menjulang tinggi seperti hendak mencakar langit.



Berada di dekat Alun-Alun Bandung, Monumen Konferensi Asia Afrika menjadi salah satu spot yang ramai dikunjungi. Selain monumen yang berdiri megah di tengah Jalan Asia Afrika, terdapat banyak graffiti yang membentang di tembok dengan tema bermacam-macam. Selain itu, jika sedang beruntung, wisatawan akan menjumpai orang-orang yang mengamen dengan menggunakan kostum superhero. Tidak ada salahnya untuk berfose bersama, karena pengalaman seperti ini akan sangat jarang ditemui.



Nama Gasibu berasal dari Gabungan Sepak Bola Indonesia Bandung Utara. Lapangan ini menyimpan sejarah perjuangan pemuda Bandung yang mengharapkan adanya lapangan sepak bola pada zamannya. Di Gasibu terdapat monumen pahlawan yang biasa dipadati oleh pengunjung. Selain itu, terdapat Perpustakaan Gasibu yang di depannya terdapat taman bunga yang begitu indah dan tertata rapi. Pengunjung biasanya melakukan olahraga baik itu jogging, bersepatu roda bagi anak-anak, maupun berkumpul dan bersantai dengan keluarga.



Gedung Sate adalah salah satu bangunan bersejarah peninggalan zaman Belanda di Kota Bandung. Ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya. Gedung berwarna putih ini semenjak tahun 1980 dijadikan sebagai Pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Berada tepat di depan Lapangan Gasibu, menjadikan Gedung Sate ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung kemegahan Kantor Gubernur Jawa Barat ini. Tetapi sayang, pengunjung dilarang masuk. Siapa pun yang ingin memasuki Gedung Sate harus memiliki izin resmi, sehingga pengunjung hanya diperbolehkan mengambil gambar dari luar gerbang, dengan lalu lintas kendaraan yang padat merayap.



Taman Lansia bukan diperuntukkan bagi lansia saja. Melainkan untuk semua umur. Bahkan mayoritas pengunjungnya adalah anak muda. Berada tepat di samping Gedung Sate, menjadikan taman ini banyak dikunjungi wisatawan yang ingin bersantai menikmati sejuknya udara kota. Meskipun sering diisukan bahwa Taman Lansia ini angker, tetapi pengunjung tetap ramai memadati setiap sudut taman.



Balai Kota adalah Pusat Pemerintahan Kota Bandung. Meskipun merupakan Kantor Walikota Bandung, Balai Kota ini menjadi salah satu pilihan alternatif pengunjung yang sengaja datang untuk menikmati berbagai macam taman yang ada di Balkot, seperti Taman Balai Kota, Taman Badak, Taman Labirin, Taman Gembok Cinta dan lain-lain. Seperti halnya Gedung Sate, bangunan utama Balai Kota juga merupakan peninggalan zaman Belanda. Jadi, pastikan untuk berkunjung ke sini.



Taman Sejarah berada di belakang kompleks Balai Kota Bandung. Taman ini dibuka untuk umum dan diresmikan bersamaan dengan peresmian Teras Cihampelas pada Februari 2017 yang lalu. Terdapat kolam renang yang biasanya dipadati oleh pengunjung yang membawa anak-anaknya untuk menikmati kolam renang secara gratis. Selain itu, terdapat monumen dari kaca yang bergambar orang-orang penting di Bandung berikut dengan biodatanya. Selain itu terdapat juga relief-relief sejarah bandung di era wiranatakusumah yang membentang di dinding Gedung Sejarah Bandung.



Kawah Putih menjadi salah satu Taman Wisata Alam di Kota Bandung selain dari Gunung Tangkuban Parahu. Berada di Ciwidey Bandung Selatan, menjadikan Kawah Putih ramai dipadati pengunjung dari berbagai wilayah di Indonesia. Jangan heran jika banyak juga wisatawan asing yang berkunjung ke Kawah Putih. Selain pemandangannya yang begitu menakjubkan, Kawah Putih dari letusan Gunung Patuha ini memiliki nuansa layaknya berada di negara Jepang. Kawah Putih menyajikan pemandangan danau belerang berwarna putih kehijau-hijauan. Untuk mencapai Kawah Putih, membutuhkan perjuangan yang lumayan berat dengan tarif masuk sebesar Rp 40.000,- dengan rincian Rp 5.000,- untuk parkir motor, Rp 20.000,- untuk tiket masuk perorang dan Rp 15.000,- untuk biaya naik angkutan ontang anting perorang.



Trans Studio Bandung adalah sebuah tempat wisata modern dengan taman bermain yang berada di dalam ruangan terbesar di Indonesia bahkan dunia. Tiket masuk Trans Studio Bandung adalah Rp 150.000,- untuk hari biasa dan Rp 250.000,- untuk weekend dan hari libur nasional. Tiket masuk tersebut digunakan untuk menikmati segala macam wahana yang ada di Trans Studio Bandung. Berada di Jalan Gatot Subroto Nomor 289, dan berada satu kompleks dengan Trans Studio Mall, menjadikan Trans Studio Bandung sebagai objek wisata untuk kalangan orang-orang berkelas. Tetapi jangan khawatir, bagi yang memiliki uang pas-pasan, tetap dapat memasuki gedung Trans Studio Bandung, untuk hanya sekedar berkeliling di area yang tidak menggunakan tiket masuk atau mengabadikan moment berfose dengan view Trans Studio Bandung yang ada di beberapa titik.




Kebun Binatang Bandung yang berada di Jalan Tamansari ini, biasa dipadati pengunjung yang ingin mengoleksi foto berbagai macam satwa yang dilindungi baik dari Indonesia maupun dari berbagai negara di dunia. Tarif masuknya dipatok sebesar Rp 25.000,-. Terdapat bermacam-macam satwa mulai dari spesies unggas, mamalia, reptil, dan lain sebagainya. Sebagian pengunjung lainnya merupakan anak-anak yang ingin melihat dan bercengkrama dengan hewan-hewan kesukaannya.

Selain dari ketigabelas objek wisata yang telah dijabarkan di atas, terdapat banyak sekali objek wisata andalan di Kota Bandung. Tetapi admin belum sempat mengunjunginya. Mungkin di lain waktu saat ada kesempatan untuk kembali menjelajah pulau jawa. Semoga bermanfaat untuk referensi liburan anda. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar